Bisnis

Berapa Gaji Yang Seharusnya Diterima Anak Magang?

Peraturan pemerintah tidak menerangkan secara jelas tentang jumlah insentif ini. Ada memang dalam Undang-undang Ketenagakerjaan, berdasarkan pasal 22 ayat (2), menjelaskan bahwa peserta magang berhak atas hak-haknya.

“Hak” yang dimaksud itu seperti, memperoleh uang saku atau transport, jaminan sosial tenaga kerja, jaminan kecelakaan kerja, dan kematian khusus peserta magang.

Tapi, dari situ, tidak tertera nominal (jumlah) insentif yang akan didapatkan anak magang. Sehingga, hal ini sangat bervariasi sekali, tergantung dari kebijakan perusahaan.

Tapi, itu adalah peraturan tertulis nya. Kenyataan di lapangan justru sangat berbeda sekali. Malahan, hal yang terjadi adalah, sebagian besar perusahaan tidak memberikan insentif sama sekali. Sekali lagi, kenyataan dilapangan adalah: Tidak ada insentif untuk anak magang.

Tentu saja, magang di sebuah perusahaan besar seperti Bank BCA, akan ada insentif yang cukup lumayan (mencapai 2 juta rupiah dalam satu masa magang). Tetapi, seleksi nya sangat ketat. Tidak hanya harus lulus dari lusinan tes psikologi dan intelejensi, kalian juga harus sekiranya berasal dari salah satu universitas terkemuka di Indonesia (ITB, UGM, UI, dll). Dan juga, setidak nya harus mendapatkan IPK minimal 3.9 setiap semester nya.

Jika kamu merasa kesulitan mendapatkan IPK 3.9 atau bahkan tidak pernah mendapatkan nya, jangan terlalu berharap dapat mengikuti Program Magang Bakti BCA, atau sejenis nya.

Masalah utama adalah tidak tersedianya cukup lowongan magang

Istilah kata “Sudah untung dan harus nya kalian bersyukur sudah mendapatkan tempat magang. Jangan tamak dengan mengharapkan hal lebih lagi”.

Hal semacam ini pun terjadi bagi sebuah perusahaan yang membayar gaji pekerja nya dibawah UMR. Meskipun ini jelas menyalahi aturan perundang- undangan, karena setiap perusahaan harus memberikan gaji minimal UMR, tapi hal semacam ini sangat sulit dituntut. Mengingat masa yang sulit, dimana pekerjaan menjadi hal yang sangat jarang tersedia, dan terjadi PHK dimana- mana.

Istilah lain nya adalah “Sudah untung dan harus nya bersyukur sudah mendapatkan pekerjaan, meskipun gaji nya dibawah UMR. Banyak orang diluar sana mencari kerja kesana kemari, tetapi masih nganggur sampai sekarang”.

Kita tidak bisa mendasarkan penilaian berdasarkan aturan perundang- undangan yang tertulis saja. Harus mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Tidak sedikit peraturan perundang- undangan yang bahkan pemerintah sendiri tidak bisa menyelesaikan nya.

Contoh nya adalah perundang- undangan yang menyebutkan “Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara”. Namun kenyataan nya, jumlah mereka saat ini malah kian banyak, dan mereka mencari makan sendiri. Apakah pemerintah salah?. Tidak bisa dikatakan seperti itu juga. Karena pemerintah sudah berupaya keras untuk mengatasi hal ini.

Bahkan, pengangguran sekarang kian banyak. Jumlah lowongan kerja lebih sedikit daripada kapasitas orang yang mencari kerja. Begitu pula dengan lowongan magang, yang jumlah nya jauh lebih sedikit daripada orang yang mencari tempat magang.

Lalu, bagaimana dengan perusahaan yang malah ada biaya pendaftaran magang?.

Tidak ada aturan pemerintah yang melarang tindakan ini. Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelum nya, anak magang justru merasa kesulitan mencari tempat magang.

Bilamana perusahaan seperti Tokopedia membuka pendaftaran magang dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 2 juta rupiah, pasti akan ada ribuan orang yang mendaftar. Dan hal itu sah- sah saja. Tetapi mereka memilih untuk menerima beberapa gelintir saja, dan melakukan seleksi yang ketat dan menerima mereka yang hanya memiliki kompetensi tertinggi saja.

Contoh nya seperti perusahaan STAR SHARE yang membebankan biaya pendaftaran magang. Hal ini mereka lakukan karena mereka menggunakan sebuah platform pembelajaran, yang biaya pengembangan sistem tersebut tidaklah murah.

Keuntungan nya adalah, aktivitas magang malahan bisa dilakukan secara remote. Meskipun bisa dikerjakan dari rumah, dengan sistem tersebut, mereka bisa memverifikasi bahwa kegiatan magang yang mereka buka, malah lebih efektif bila dibandingkan magang biasa (bertatap muka).

Dengan hal tersebut, pihak kampus atau sekolah manapun dengan bangga akan menerima penilaian dan dokumen yang dikeluarkan perusahaan tersebut (karena mereka bisa membuktikan efektifitas program magang nya).

Dari hal ini, tinggal menjadi pilihan calon peserta magang nya saja. Apakah mereka memilih magang remote dengan berbagai keuntungan nya, tetapi harus membayar biaya pendaftaran. Ataukah memilih untuk mencari tempat magang yang tanpa biaya pendaftaran, tatapi tidak mudah mendapatkan nya.

Helmy Tantowi
Helmy Tantowi
Guru sekaligus penulis "Kabar Indonesia Hari ini" (2012). Kepala keluarga dengan 2 orang anak yang bahagia.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments