Perjalanan

Arab Saudi Mulai Terbuka buat Turis, tapi Tetap Ada Aturannya

akarta – Arab Saudi mulai terbuka buat turis dengan dikeluarkannya visa khusus. Tapi tak berarti turis bisa semena-mena di sana. Tetap ada peraturan yang harus ditaati.

Baru-baru ini, Arab Saudi mengeluarkan kebijakan penerbitan visa turis untuk 49 negara. Hal itu guna mendorong sektor pariwisata, serta sebagai bukti untuk melepas ketergantungan pendapatan negara dari sektor minyak.

Dilansir detikcom dari Reuters, Selasa (1/10/2019), seiring terbukanya Arab Saudi untuk turis maka pemerintahnya pun memberlakukan berbagai aturan baru. Bentuknya adalah larangan yang wajib diketahui dan ditaati turis. Disertakan pula denda yang tak murah biayanya.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengeluarkan aturan dan larangan perihal Kesopanan Publik. Artinya, turis yang datang harus mengikuti tata krama dan etika yang berlaku.

Beberapa larangannya seperti dilarang mengumbar kemesraan di muka umum, mengambil foto orang tanpa seizinnya, meludah sembarangan, membuang sampah sembarangan dan memainkan musik saat waktu salat (adzan) berkumandang.

Denda yang diberikan sebesar 50 sampai 6.000 Riyal. Jika dirupiahkan, setara Rp 189 ribu sampai Rp 22 juta!

“Peraturan itu untuk memastikan bahwa turis di Arab Saudi mengetahui hukum yang berkaitan dengan norma yang berlaku,” tulis bagian Center for International Communication Arab Saudi.

Sektor pariwisata di Arab Saudi diharapkan akan tumbuh dari 3% menjadi 10% pada PDB (Produk Domestik Bruto) pada tahun 2030. Berbagai pembangunan mega proyek resort-resort mewah pun sedang dikerjakan di kawasan Laut Merah.

 

Nira Ramadhan
Nira Ramadhan
10 Tahun pengalaman Jurnalistik. Manager Produksi KompasTV, dan mantan Anggota DPRD 4 Jakarta Selatan
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments